4 Bahaya Kesehatan Akibat Sulit Tidur

Posted by ngunik On Selasa, 17 Januari 2012 0 komentar

Tidur yang berkualitas merupakan kunci utama untuk dapat berpikir jernih dan merasa rileks. Kurangnya waktu tidur bisa buat Anda merasa letih dan sensitif, bahkan berisiko mengalami masalah kesehatan. Seperti yang dikutip dari ehow, berikut empat bahaya yang timbul akibat kebiasaan sulit tidur.

1. Kewaspadaan Mental dan Kemampuan Kognitif
Dalam jangka pendek, kurang tidur dapat mengurangi kewaspadaan mental. Menurut WebMD, hilangnya 90 menit waktu tidur dapat menurunkan kewaspadaan mental sebesar 32 persen. Jika kewaspadaan berkurang, dapat menyebabkan seseorang mengalami kecelakaan saat beraktivitas. Menurut National Highway Traffic Safety Commission, 100 ribu kecelakaan mobil terjadi akibat kurangnya kewaspadaan mental karena kurang waktu tidur.

2. Kulitas Hidup
Kurang tidur bisa mengurangi kualitas hidup, sehingga sulit bagi Anda untuk menikmati kegiatan sehari-hari. Jika kurang waspada dan mudah merasa lelah, Anda mungkin tidak dapat terlibat dalah aktivitas keluarga seperti travelling atau bermain dengan si kecil. Kebiasaan itu juga dapat merusak waktu tidur pasangan dan memaksa Anda untuk tidak tidur bersama. Sulit tidur juga bisa membaut seseorang merasa murung, tertekan, tegang dengan hubungan sosialnya.

3. Obesitas
Kurang tidur dapat meningkatkan konsumsi konsumsi kalori dan berat badan. Menurut penelitian yang dipresentasikan di konferensi American Heart Association, seseorang yang kurang tidur akan memakan kalori lebih banyak ketika ia bangun. Wanita memakan 300 kalori, sedangkan pria memakan 200 kalori lebih banyak dari yang seharusnya. Selain itu, wanita juga cenderung memilih makanan yang mengandung banyak lemak saat ia sulit tidur.

4. Penyakit Serius
Seiring berjalannya waktu, kebiasaan sulit tidur dapat membuka kemungkinan bagi Anda untuk terkena penyakit serius. Kurangnya waktu tidur terkait dengan gangguan stroke, depersi dan obesitas. Tak hanya itu, Anda juga berisiko mengalami tekanan darah tinggi, serangan jantung atau gagal jantung.